New

Sabtu, 15 Januari 2011

Minyak Ikan Hindari Penyakit Jiwa

Ternyata banyak sekali kandungan manfaat dari minyak ikan. Salah satunya adalah bisa mencegah penyakit jiwa. Nah...perbanyaklah konsumsi minyak ikan agar terhindar dari sakit jiwa...yangsering diderita orang jaman sekarang. Ditengah tingginya tingkat persaingan...hidup yang serba sulit....membuat orang sangat rentan mengalami gangguan jiwa. Bahkan menurut dokter Made Nyandra hampir 50 % orang menderita sakit jiwa mulai dari yang ringan sampai yang berat. Harus banyak makan minyak ikan ya....

Nah artikel berikut mengenai hasil penelitian tentang minyak ikan yang bisa mencegah penyakit jiwa, selamat membaca:

Minyak Ikan Cegah Sakit Jiwa

Mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit kejiwaan disarankan untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan setiap hari. Penelitian menunjukkan, suplemen minyak ikan sama efektifnya seperti obat dalam mengurangi risiko atau menunda penyakit kejiwaan seperti skizofrenia.

Para ahli yang terlibat dalam penelitian ini meyakini kandungan omega-3 dalam minyak ikan yang sangat baik untuk kesehatan jantung, memiliki manfaat yang sama bagi otak.

"Hasil penelitian ini membuktikan cara pengobatan secara natural bisa mencegah atau paling tidak menunda munculnya gangguan kejiwaan. Kami berharap minyak ikan bisa menjadi alternatif dari obat farmasi untuk gangguan jiwa," tulis peneliti dalam jurnal Archieves of General Psychiatry.

Obat untuk mengatasi gangguan jiwa psikotik memang efektif namun memiliki efek samping yang serius, termasuk menimbulkan efek ketergantungan obat. Sebaliknya dengan suplemen minyak ikan yang lebih mudah ditoleransi dan mudah didapat.

Dalam penelitian ini tim peneliti internasional yang berasal dari Austria, Australia dan Swiss melakukan ujicoba suplemen minyak ikan pada 81 pasien yang berisiko tinggi mengalami gangguan jiwa psikotik (bermacam gangguan). Mereka yang berisiko tinggi adalah memiliki riwayat keluarga skizofrenia atau penyakit kejiwaan lain, atau sudah menunjukkan gejala kejiwaan ringan.

Dalam penelitian ini separuh responden diminta mengonsumsi suplemen minyak ikan sekitar 1,2 gram setiap hari selama 12 minggu, sementara sisa responden mengonsumsi suplemen dummy. Setiap individu tidak diberitahu suplemen apa yang mereka minum.

Para peneliti terus mengikuti perkembangan kesehatan para responden selama setahun untuk mengetahui seberapa banyak, bila ada, yang menderita gangguan kejiwaan. Dua orang dari kelompok yang menerima suplemen minyak ikan mengalami gangguan kejiwaan, sedangkan dari kelompok plasebo mencapai 11 orang.

sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar